Recent Comments

Tahukah Anda

Pages (10)123456

Toturial

Pages (10)123456

Kejadian Aneh

Kue unik yang terlihat menjijikkan

Kue unik - Sebuah konsep yang bisa dikatakan unik namun brillian diperlihatkan pada saat promosi peluncuran film horror " The Helpers", dimana untuk memperkuat suasana horror, para pengunjung disuguhi berbagai macam hidangan kue, namun bukan kue seperti lazimnya kue dibuat. Kue yang tersaji adalah kue yang didesign sedemikian rupa sehingga menyerupai tema dari film yang dipromosikan, termasuk diantaranya dalam bentuk potongan kepala, potongan tangan, remote, alkitab, bahkan kampak dan pisau. Tak cukup sampai disitu, untuk minuman pun disajikan dalam bentuk yang unik, yakni cocktail yang berwarna merah darah yang dituangkan di dalam bak mandi !!! ada - ada saja....










Pedoman umum gizi seimbang



Untuk menanggulangi masalah gizi maka Negara menyusun PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang) yang memuat 13 Pesan Dasar Gizi seimbang. 13 pesan tsb adalah sbb:


a. Makanlah aneka ragam makanan.

Untuk dapat membuat seseorang hidup sehat, tumbuh kembang dan produktif, maka setiap orang perlu mengkonsumsi aneka ragam makanan, kecuali bayi berumur 0 sampai 6 bulan. Makanan yang beraneka ragam dijamin dapat memberikan manfaat yang besar terhadap kesehatan. Sebab zat gizi tertentu, yang tidak terkandung dalam satu jenis bahan makanan, akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari bahan makanan yang lain.


b. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi.

Kecukupan energi bagi seseorang ditandai oleh berat badannya yang normal. Untuk mengetahui berat badan yang normal, seseorang dapat menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS), untuk anak balita, anak sekolah, remaja, ibu hamil dan kelompok usia lanjut. Bagi orang dewasa digunakan Indeks Masa Tubuh (IMT).


c. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah darikebutuhan energi.

Seyogyanya, sekitar 50-60% kebutuhan energi diperoleh dari karbohidrat, atau setara dengan 3-4 piring nasi. Apabila energi yang melebihi 60% berasal dari karbohidrat maka biasanya kebutuhan protein, vitamin dan mineral sulit dipenuhi.


d. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi.

Lemak dan minyak yang terdapat dalam makanan berguna untuk meningkatkan jumlah energi, membantu penyerapan vitamin-vitamin A, D, E dan K, serta menambah lezatnya hidangan. Dianjurkan, konsumsi lemak dan minyak dalam makanan sehari-hari tidak lebih dari 25% dari kebutuhan energi.


e. Gunakan garam beryodium.

Garam beryodium yang dikonsumsi setiap hari bermanfaat untuk mencegah timbulnya Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). GAKY dapat menghambat tingkat kecerdasan pada anak-anak, penyakit gondok, endemik dan kreatin.


f. Makanlah makanan sumber zat besi.

Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi. Khusus bagi ibu hamil dan penderita anemia gizi diharuskan untuk mengkonsumsi tablet tambah darah (pil besi), sesuai dengan anjuran.


g. Berikan ASI saja kepada bayi sampai berumur 6 bulan.

Air Susu Ibu (ASI) mampu memenuhi kebutuhan gizi bayi untuktumbuh kembang dan menjadi sehat sampai ia berumur 6 bulan. Kolostrum, yakni ASI yang keluar pada hari pertama, agar diberikan kepada bayi. Setelah bayi berumur 6 bulan, ASI saja tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karenanya, setelah lewat umur 6 bulan, bayi perlu mendapat Makanan Pendampig Air Susu Ibu (MP-ASI). MP-ASI diberikan pada bayi secara bertahap sesuai dengan pertumbuhan umur, badan dan perkembangan kecerdasannya.


h. Biasakan makan pagi.

Makan pagi atau sarapan sangat bermanfaat bagi setiap orang. Bagi orang dewasa, makan pagi dapat memelihara ketahanan fisik, mempertahankan daya tahan saat bekerja dan mempertahankan produktivitas kerjanya. Bagi anak sekolah, makan pagi dapat memudahkan konsentrasi belajar, menyerap pelajaran, sehingga prestasi belajarnya pun menjadi lebih baik.


i. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya.

Air minum harus bersih dan bebas kuman. Oleh karenanya, air minum harus dididihkan terlebih dahulu. Cairan yang dikonsumsi seseorang sekurang-kurangnya dua liter atau setara dengan delapan gelas setiap harinya, agar proses faali dalam tubuh berlngsung dengan lancar dan seimbang.


j. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur.

Untuk mempertahankan berat badan normal, upayakan agar kegiatan fisik dan olah raga selalu seimbang dengan masukan energi yang diperoleh dari makanan sehari-hari.


k. Hindari minum minuman beralkohol.

Minum-minuman beralkohol dapat menyebabkan ketagihan, mabuk dan tidak dapat mengendalikan diri. Selain itu, minum-minuman beralkohol secara berlebihan dapat menimbulkan penyakit yang gawat, misalnya penyakit hati.


l. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.

Makanan yang aman adalah makanan yang tidak tercemar, tidak mengandung organisme atau bakteri tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Memakan makanan tidak aman dapat menyebabkan gangguan kesehatan, antara lain menderita keracunan makanan yang dapat menyebabkan kematian.


m. Bacalah pada label makanan yang dikemas.

Semua keterangan yang rinci pada label makanan kemasan sangat membantu konsumen pada saat memilih dan menggunakannya.keterangan mengenai tanggal kadaluwarsa pada label menunjukkan kelayakan makanan tersebut untuk bisa dimakan atau tidak. Sedankan keterangan mengenai bahan-bahan, yang terkandung pada makanan kemasan tersebut, memberikan informasi kepada konsumennya untuk menilai halal atau tidaknya makanan tersebut.

Dahsyatnya 8 Lubang Besar di Bumi ini

Bumi tiba-tiba berlubang, menelan orang-orang di atasnya. Bencana ini terjadi di Guatemala dan bisa dilihat pada gambar pada daftar di bawah.

Lucunya, dari 8 lubang yang ada, sebagian besar justru karena perbuatan manusia. Apalagi alasannya kalau bukan karena pertambangan. Saat ini mungkin hanya kami sajikan 8 lubang besar di bumi ini. Entah 5 tahun mendatang, bisa jadi tambang di Freeport bakal masuk daftar.



1. Tambang Berlian Mirny di Siberia

 

Lubang ini akibat pertambangan berlian. Diameternya 525 meter dan kedalaman 1200 meter. Disebut juga sebagai tambang berlian terbesar di dunia. Pesawat dan helikopter dilarang terbang di atas lubang ini, karena bisa tersedot masuk ke dalamnya.


 
2. Darvaza - Lubang Neraka

Pada tahun 1971, ahli geologi menemukan deposit bawah tanah besar gas alam di situs ini. Saat menggali, sebuah rig pengeboran secara keseluruhan jatuh ke dalam gua bawah tanah. Gas alam di tempat ini terus terbakar bahkan sampai hari ini, karenanya disebut juga pintu atau lubang neraka. Lokasinya di Turkmenistan.

 
3. Kimberley, Afrika Selatan
 

 
Di Kimberley, Afrika Selatan juga ada lubang pertambangan berlian. Dalamnya 1.097 meter dan tahukah kamu, lubang sebesar ini digali oleh tangan-tangan manusia secara manual. Sebelum ditutup tahun 1914 bisa menghasilkan hingga 3000 kg berlian.


 
4. Monticello Dam - California

 
Bentuk lubang pada bendungan terbesar di Amerika ini memungkinkan air mencapai kapasitas 48.400 kubik lalu bisa mengalir ke bendungan.


 
5. Diavik Mine - Kanada

 
Tambang berlian Diavik lokasinya sekitar 300 kilometer dari Yellowknife di Kanada. Tambang ini menghasilkan 8 juta karat (1.750 kg) berlian per tahun.

 
6. Sinkhole-Guatemala
 
Pada tahun 2007 sebuah lubang tiba-tiba saja terbentuk di Guatemala dan menelan sekitar selusin rumah. Lubang ini dalamnya 300 kaki


 
7. Great Blue Hole - Belize
 
 
The Great Blue Hole adalah lubang pembuangan air di lepas pantai Belize. Lokasinya sekitar 60 mil dari Belize City. Diameternya sekitar 305 meter dan kedalamannya 123 meter.


 
8. Well Of Chand Baori

Chand Baori terletak di dekat Jaipur Abhaneri, Rajasthan, India. Dibangun pada abad ke-9. Terdiri dari 13 tingkat dengan kedalaman hingga 100 kaki.

Gawat, Ternyata Ada Bom Pembuat Tsunami !!!

Agar menang perang dan jadi penguasa dunia, ternyata negara-negara adikuasa seperti Amerika Serikat punya banyak senjata pemusnah masal, salah satunya: Bom Tsunami.

Seorang penulis Selandia Baru telah menemukan kembali bukti tes rahasia yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Selandia Baru selama Perang Dunia II. Bom ini mampu membuat banjir akbar di kota-kota pesisir di negara-negara musuh Sekutu layaknya tsunami.

 
mail.colonial.net
Ray Waru menemukan materi sementara saat menggali data di dokumen militer tua untuk buku barunya, Secrets and Treasures. Rincian beberapa artefak sejarah tersedia di Arsip Nasional Selandia Baru di Wellington.

"Itu benar-benar menakjubkan," kata Waru. "Gagasan awalnya adalah mengembangkan senjata pemusnah massal berupa efek serupa tsunami ... dan Selandia Baru tampaknya telah berhasil mengembangkan ke tingkat yang sangat mungkin untuk diaplikasikan."

Dijuluki "Project Seal", proyek ini merupakan upaya bersama oleh Amerika Serikat dan Selandia Baru untuk mengembangkan sebuah perangkat yang bisa menyaingi kekuatan destruktif dari bom atom. Menurut Telegraph, 3.700 bom diledakkan selama pengujian yang berlangsung antara 1944 dan 1945 di lepas pantai New Caledonia dan Auckland.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian dari 10 ledakan di bawah laut bisa menciptakan tsunami setinggi 33 kaki atau sekitar 10 meter. 
"Mungkin jika bom atom tidak bekerja, mereka akan membuat tsunami akbar di Jepang," kata Waru pada The Telegraph.

Profesor Thomas Leech dari Auckland University melakukan kontak yang intens dengan para pejabat militer AS. Dialah yang disebut-sebut membantu melakukan percobaan, menurut New Zealand Herald.

Ide bom tsunami datang lebih awal dari 1944, menurut media ini. Leech dikirim ke Bikini Atoll untuk menonton tes bom atom pada tahap awal. Neil Kirton, seorang mantan rekan Leech, mengatakan, "Dalam beberapa kondisi saya pikir itu bisa menghancurkan."




 
Sumber:
tempo

Mau Melatih Otak Efisien? Seringlah Bicara Bilingual

Orang yang sering berbicara dua bahasa rupanya memberi banyak manfaat buat otak. Dari hasil pemindaian citra otak, maka penggunaan otak jadi lebih efisien.

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berbicara beberapa bahasa ternyata lebih baik dalam hal multi-tasking. Dengan belajar beralih antarbahasa, otak akan menjadi terampil mengambil kontrol atas tugas dan waktu tertentu ketika mendapati informasi yang tidak perlu. Ini semacam fleksibilitas kognitif yang penting dalam banyak bidang kehidupan dan cenderung akan menurun karena usia.

 
Percobaan

Untuk mengetahui bagaimana bilingualisme bisa meningkatkan fungsi otak, Brian Gold, ahli syaraf di University of Kentucky, Lexington bersama rekannya, menempatkan 80 orang dalam sebuah mesin MRI.

Di dalam mesin itu terlihat aliran oksigen dalam otak mereka saat melakukan tugas dasar penelitian. Responden dianjurkan untuk menekan tombol tertentu dalam menanggapi pertanyaan tentang bentuk benda atau warna.

Para ilmuwan menemukan bahwa orang tua yang berbicara dua bahasa dengan lancar terlihat lebih cepat merespons pertanyaan dibandingkan dengan responden lain yang hanya menguasai satu bahasa.

"Bilingualisme tidak membuat Anda jadi seperti anak muda, tetapi membuat Anda lebih cepat berpikir dibandingkan dengan rekan-rekan yang hanya bicara satu bahasa," ujar Gold seperti dikutip Discovery News.

Hal ini menunjukkan, dengan belajar beralih antarbahasa, otak akan menjadi terampil mengambil kontrol atas tugas dan waktu tertentu ketika mendapati informasi yang tidak perlu.


 
Sumber:
tempo

Tahukah Kamu ? Penyakit cadel ... Bisakah disembuhakan ?

Cadel atau cedal atau pelo merupakan ketidakmampuan seseorang untuk mengucapkan suatu huruf, sehingga akan mengucapkan suatu huruf menjadi huruf lainnya (yang paling umum adalah mengucapkan 'R' menjadi huruf 'L').

Fenomena yang berhubungan dengan ini disebut juga Rhotacism. Ketidakmampuan ini umumnya dialami pada usia anak-anak. Namun adapula orang yang cadel hingga usia dewasa.

 
 
 
Sejak dulu banyak orang beranggapan bahwa cadel disebabkan karena lidah yang pendek. Sebenarnya, tidak ada istilah lidah tebal dan pendek. Ini karena panjang lidah untuk setiap orang tidaklah ada perbedaan yang drastis.

Sebenarnya bukan disebabkan oleh lidah yang pendek, tetapi adanya perbedaan pada bagian yang dinamai frenulum linguae, yang menyebabkan gangguan sulit melafalkan salah satu huruf, atau lebih dikenal dengan istilah cadel.

Frenulum linguae dapat dilihat ketika Anda menggerakkan lidah ke atas. Terdapat seperti jaringan yang menghubungkan antara dasar mulut dan lidah; itulah frenulum linguae. Perbedaan panjang dan pendek frenulum linguae inilah yang menyebabkan lidah sulit bergetar, sehingga pada akhirnya menyebabkan kesulitan pelafalan salah satu jenis huruf.
 
 
carlygoogles.blogspot.com
 
 
Solusi untuk hal ini adalah dengan speech therapy (terapi bicara) oleh ahlinya asalkan memang betul tidak ada kelainan atau gangguan kesehatan lain yang dapat pula menyebabkan keluhan ini. Latihan ini mencakup gerakan napas atau pelafalan huruf tertentu yang sulit bila dilakukan tanpa bantuan pakar atau ahlinya karena melibatkan koordinasi lidah dan bagian lain di rongga mulut.

Perhatikan:
Bila melihat batita yang belum fasih mengucapkan kata-kata, kita sebagai orang dewasa sering tergoda mengikut cara bicaranya yang cadel. Maksud hati ingin lebih akrab dengan anak, penggunaan bahasa cadel yang keseringan malah bisa bikin anak cadel hingga dewasa.

Beberapa anak kecil seperti memiliki bahasa 'planet' yang kadang sulit dimengerti oleh orang lain. Salah satunya adalah anak berbicara cadel yang terdengar lucu sehingga banyak orang dewasa yang justru mengikuti gaya bahasa si anak.

Namun, jika tidak diberi tahu bahwa si anak salah dalam mengucapkan kata, bisa-bisa kebiasaan cadel tersebut terbawa hingga si anak dewasa yang bisa membuat si anak malu karena diejek oleh teman-temannya.

Orangtua sebaiknya tidak membiasakan anak salah dalam mengucapkan suatu kata, beritahu anak bagaimana cara mengucapkan yang benar. Jika anak mengulanginya terus jangan dimarahi, tapi beritahu secara baik dimana letak kesalahan si anak.

Jika orangtua tidak ingin memiliki anak yang cadel, biasakan untuk mengucapkan semua kata dengan benar agar si anak memiliki contoh yang baik. Mengikuti anak berbicara cadel bukanlah suatu cara untuk mendekatkan diri yang benar dengan si anak.

toyol tersesat




            Akhirnya waktu libur sampai juga, setelah pusing abis menghadapi ulangan akhirnya bisa juga bersantai santai, libur tidak libur bagi saya sama saja, sama - sama dirumah aja tidak bisa jalan - jalan karena ibu saya sibuk bekerja dan bapa saya sudah tidak sama ibu lagi, saya tinggal hanya sama ibu.
            Asyik – asyiknya bermain ibu memanggil kata ibu bapa kamu datang, saya sangat gembira karena lama tidak bertemu sama bapa, lama mengobrol dengan bapa tidak terasa waktu sudah jam 3 sore, bapa saya mau pulang dan mengajak saya untuk ikut bapa selama liburan, gembira sekali perasaan pada saat itu karena hanya kali ini bisa merasakan liburan besama bapa, jam sudah menunjukan jam 4 sore dan saya berpamitan sama ibu untuk liburan besama bapa.
            ber- jam – jam dijalan sampai jam 10 malam belum sampai juga ditempat tujuan, waktu itu saya menggunakan mobil taxi menuju ke kota negara tempat mertua bapa saya yang baru, pada jam 12 malam akhirnya sampai juga ditempat tujuan, sampai tujuan saya langsung tidur karena kelelahan.
            enak – enaknya tidur suara azan berkumandang, menandakan waktu subuh sudah sampai dan saya langsung bangun untuk mandi, waktu mau pergi ke kamar mandi di panggil oleh nene, kata nene kalu mau mandi disungai disini tidak ada kamar mandi, karena kata nene tidak ada kamar mandi saya langsung pergi ke sungai yang dimaksud nene.
            dingin sekali kepala saya waktu kena air sungai, jelas saja dingin karena waktu itu kepala saya botak dan umur saya baru enam tahun, kalu dipikir – pikir saya pemberani juga pada waktu itu, karena pergi kesungai, subuh – subuh, di kampung baru, hanya sendiri
            sekitar 20 menit mandi waktunya pulang untuk sholat subuh, waktu itu handuk saya ketinggalan, terpaksa saya telanjang bulat untuk pulang kerumah, lama mencari rumah nene kok tidak ketemu – ketemu. saya tersesat dan sembarang jalan ketemu orang dijalan niat mau bertanya orang itu malah kabur ketakutan, saya bingung kenapa orang itu takut melihat saya dan saya liat ada orang lagi mau pipis belum sempat nanya malah orang itu masuk kedalam rumah.
            setelah lama mencari akhirnya ketemu juga rumah nene, bapa saya sudah khawatir karena saya lama sekali mandinya, belum sempat bilang sama bapa kalu abis tersesat saya langsung kekamar mencari baju karena dingin sekali, selesai memakai baju saya liat diluar rumah ada orang yang lari terbirit birit tadi, saya langsung keluar rumah untuk bertanya kenapa tadi jadi lari meliat saya, belum sempat nanya dia langsung bilang ohh yang tadi kamu ya.. saya kira toyol makanya saya lari hahaha saya tertawa lepas jadi itu penyebab orang orang pada lari liat saya

ciri ciri wanita yang tidak perawan

1. DILIHAT DARI ( DADA )
    ciri wanita yang sudah tidak perawan bisa dilihat dari dadanya tapi ini hanya untuk yang berani karena harus dengan meraba dadanya kita bisa mengetahui kalu dia perawan atau tidak, kalau dada itu terasa / terlihat ada n berasa kenyal maka dia perawan tetapi apabila diraba dadanya berbulu dan tidak kenyal maka dia tidak perawan tetapi perjaka

2. DILIHAT DARI ( LEHER )
    wanita yang tidak perawan bisa dilihat dari lehernya : apabila leher wanita itu terlihat mulus maka wanita itu perawan tapi sebaliknya apabila leher wanita itu menonjol maka dia tidak perawan tetapi dia perjaka lagi

3. DILIHAT DARI (  PERUT )
    dilihat dari perut juga bisa mengetahui bahwa wanita tidak perawan lagi : apabila perut wanita itu bagus tidak ada tonjolan maka wanita itu masih perawan tetapi bila perut wanita itu menonjol berarti dia sudah hamil dan tidak perawan lagi

4. DILIHAT DARI ( JARI - JARI )
     coba perhatikan jari wanita yang anda curigai apabila jari wanita itu ada cincin kawin maka wanita itu tidak perawan lagi

5. DILIHAT DARI BAWAH DAN ATAS ( MULUT )
    apabila disekitar bawah atau atas mulut seorang wanita terlihat mulus berarti wanita itu perawan tetapi apabila tumbuh bulu berarti wanita itu perjaka

peraturan pertandingan ipsi

PERATURAN PERTANDINGAN

Pasal 1
Pengertian setiap kategori :
1.    Kategori TANDING adalah :
Kategori pertandingan Pencak Silat yang menampilkan 2 (dua) orang Pesilat dari kubu yang berbeda. Keduanya saling berhadapan menggunakan unsur pembelaan dan serangan yaitu menangkis / mengelak / mengena / menyerang pada sasaran dan menjatuhkan lawan; menggunakan taktik dan teknik bertanding, ketahanan stamina dan semangat juang, menggunakan kaidah dan pola langkah yang memanfaatkan kekayaan teknik jurus, mendapatkan nilai terbanyak.
2.    Kategori TUNGGAL adalah :
Kategori pertandingan Pencak Silat yang menamplkan seorang Pesilat memperagakan kemahirannya dalam Jurus Tunggal Baku secara benar, tepat dan mantap, penuh penjiwaan, dengan tangan kosong dan berenjata serta tunduk kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku untuk kategori ini.
3.    Kategori GANDA adalah :
Kategori pertandingan Pencak Silat yang menampilkan 2 (dua) orang Pesilat dari kubu yang sama, memperagakan kemahiran dan kekayaan teknik jurus serang bela Pencak Silat yang dimiliki. Gerakan serang bela ditampilkan secara terencana, efektif, estetis, mantap dan logis dalam sejumlah rangkaian seri yang teratur, baik bertenaga dan cepat maupun dalam gerakan lambat penuh penjiwaan dengan tangan kosong dan dilanjutkan dengan bersenjata, serta tunduk kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku untuk kategori ini.
4.    Kategori REGU adalah :
Kategori pertandingan Pencak Silat yang menampilkan 3 (tiga) orang Pesilat dari kubu yang sama mempergerakkan kemahirannya dalam Jurus Regu Baku secara benar, tepat, mantap, penuh penjiwaan dan kompak dengan tangan kosong serta tunduk kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku untuk kategori ini.
Pasal 2
Penggolongan pertandingan dan ketentuan tentang umur serta berat badan :
1.    Penggolongan pertandingan Pencak Silat menurut umur dan jantina untuk semua kategori terdiri atas :
Pertandingan Golongan USIA DINI untuk Putra dan Putri, berumur diatas 9 tahun sampai dengan 12 tahun.
Pertandingan Golongan PRA REMAJA untuk Putra dan Putri, berumur diatas 12 tahun dampai dengan 14 tahun.
Pertandingan Golongan REMAJA untuk Putra dan Putri, berumur diatas 14 tahun sampai dengan 17 tahun.
Pertandingan Golongan DEWASA untuk Putra dan Putri, berumur diatas 17 tahun sampai dengan 35 tahun.
2.    Kebenaran tentang umur pesilat yang mengikuti pertandingan dibuktikan dengan Akte Kelahiran / Ijazah / paspor.
3.    Umur pesilat harus sesuai dengan penggolongan umur peserta (Usia Dini atau Pra Remaja atau Remaja atau Dewasa) dengan berpedoman kepada umur yang bersangkutan pada waktu tanggal / hari pertama pertandingan dimulai, artinya:
Pesilat pada tanggal / hari pertama pertandingan dilaksanakan berumur tepat pada batas ketentuan umur minimal atau maksimal dari golongan yang diikuti. Umur yang menyalahi mengakibatkan pesilat dikenakan diskualifikasi dari pertandingan.
4.    Pembagian kelas menurut berat badan hanya berlaku untuk kategori TANDING yang dilakukan dengan penimbangan badan.
Penimbangan pertama :
Penimbangan pertama dilakukan sekurang-kurangnya 6 (enam) jam sebalum dimulainya pertandingan pertama dalam satu kejuaraan. Pada waktu penimbangan, pesilat hanya mengenakan pakaian Pencak Silat yang kering tanpa sabuk, pelindung kemaluan dan pelindung sendi.
Pada dasarnya penimbangan pertama dilaksanakan untuk menentukan kelas, dan oleh karenanya tidak ada diskualifikasi pada waktu penimbangan pertama. Bila berat badan pesilat melebihi atau kurang dari ketentuan berat kelas yang diikutinya, pesilat yang bersangkutan diberi waktu 1 (satu) jam untuk menyesuaikan berat badannya Penimbangan kedua kalinya harus tetap dalam pekaian yang kering.
Pesilat yang karena alasan yang sah tidak dapat memenuhi persyaratan penimbangan pertama, tetapi telah memenuhi persyaratan pendaftaran, dapat diikutkan dalam undian dan masuk dalam jadwal pertandingan, tetap dapat mengikuti pertandingan bila memenuhi ketentuan dalam penimbangan ulang.
Penimbangan ulang
Penimbangan ulang dilakukan ± 15 (lima belas) menit sebelum pesilat yang bersangkutan mengikuti pertandingan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Untuk timbangan ulang, pesilat putra / putri harus berpakaian Pencak Silat yang kering tanpa sabuk, pelindung kemaluan dan pelindung sendi untuk semua kelas. Pesilat yang tidak dapat memenuhi ketentuan berat badan dalam penimbangan ulang menurut kelas yang diikutinya, dikenakan sanksi diskualifikasi. Penimbangan harus disaksikan oleh petugas penimbangan dan atau anggota Wasit Juri yang ditugaskan untuk itu, serta oleh kedua offcial tim Petugas penimbangan dan kedua official tim harus menandatangani formulir berat badan penimbangan ulang yang telah disediakan oleh Panitia Pelaksana.
5.    Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan diharuskan kepada seluruh Pesilat Tanding dan T,G,R. Dilakukan sekurang-kurangnya 6 (enam) jam sebelum dimulainya pertandingan pertama dalam satu Kejuaraan. Pesilat yang karena alasan yang sah tidak dapat mengikuti Pemeriksaan Kehesatan, tetapi telah memenuhi persyaratan pendaftaran, dapat diikutkan dalam undian dan masuk dalam jadwal pertandingan, tetap dapat mengikuti pertandingan bila telah melakukan Pemeriksaan Kesehatan sebelum pertandingan.
Pasal 3
Kategori dan kelas pertandingan Usia Dini
Kategori dan kelas pertandingan untuk Usia Dini :
1.    TANDING terdiri atas :
Tanding Putra / Putri :
1.1.    Kelas A         26 Kg s/d 27 Kg
1.2.    Kelas B     diatas     27 Kg s/d 28 Kg
1.3.    Kelas C     diatas     28 Kg s/d 29 Kg
1.4.    Kelas D     diatas     29 Kg s/d 30 Kg
1.5.    Kelas E     diatas     30 Kg s/d 31 Kg
1.6.    Kelas F     diatas     31 Kg s/d 32 Kg
1.7.    Kelas G     diatas     32 Kg s/d 33 Kg
Demikian seterusnya dengan selisih 1 (satu) Kg sebanyak-banyaknya 12 kelas untuk PUTRA dan 8 kelas untuk PUTRI
2.    TUNGGAL terdiri atas :
2.1.    Tunggal Putra
2.2.    Tunggal Putri
3.    GANDA terdiri atas :
3.1.    Ganda Putra
3.2.    Ganda Putri
4.    REGU terdiri atas :
4.1.    Regu Putra
4.2.    Regu Putri
5.    Seluruh kategori Tanding, Tunggal, Ganda dan Regu dapat diikuti oleh seorang Pesilat sesuai dengan kelas, golongan dan jantinannya.
Pasal 4
Kategori dan kelas pertandingan Pra Remaja
Kategori dan kelas pertandingan untuk Pra Remaja:
1.    TANDING terdiri atas :
Tanding Putra / Putri :
1.1.    Kelas A         28 Kg s/d 30 Kg
1.2.    Kelas B     diatas     30 Kg s/d 32 Kg
1.3.    Kelas C     diatas     32 Kg s/d 34 Kg
1.4.    Kelas D     diatas     34 Kg s/d 36 Kg
1.5.    Kelas E     diatas     36 Kg s/d 38 Kg
1.6.    Kelas F     diatas     38 Kg s/d 40 Kg
1.7.    Kelas G     diatas     40 Kg s/d 42 Kg
1.8.    Kelas H     diatas     42 Kg s/d 44 Kg
1.9.    Kelas I     diatas     44 Kg s/d 46 Kg
Demikian seterusnya dengan selisih 2 (dua) Kg sebanyak-banyaknya 12 kelas untuk PUTRA dan 8 kelas untuk PUTRI
2.    TUNGGAL, GANDA dan REGU seperti pembagian kelas untuk Usia Dini dengan penyesuaian pada umur peserta.
3.    Seluruh kategori Tanding, Tunggal, Ganda dan Regu dapat diikuti oleh seorang Pesilat sesuai dengan kelas, golongan dan jantinannya.
Pasal 5
Kategori dan kelas pertandingan Remaja
Kategori dan kelas pertandingan untuk Remaja:
1.    TANDING terdiri atas :
Tanding Putra / Putri :
1.1.    Kelas A         39 Kg s/d 42 Kg
1.2.    Kelas B     diatas     42 Kg s/d 45 Kg
1.3.    Kelas C     diatas     45 Kg s/d 48 Kg
1.4.    Kelas D     diatas     48 Kg s/d 51 Kg
1.5.    Kelas E     diatas     51 Kg s/d 54 Kg
1.6.    Kelas F     diatas     54 Kg s/d 57 Kg
1.7.    Kelas G     diatas     57 Kg s/d 60 Kg
1.8.    Kelas H     diatas     60 Kg s/d 63 Kg
1.9.    Kelas I     diatas     63 Kg s/d 66 Kg
Demikian seterusnya dengan selisih 2 (tiga) Kg sebanyak-banyaknya 12 kelas untuk PUTRA dan 8 kelas untuk PUTRI.
2.    TUNGGAL, GANDA dan REGU seperti pembagian kelas untuk Usia Dini dengan penyesuaian pada umur peserta.
3.    Seluruh kategori Tanding, Tunggal, Ganda dan Regu dapat diikuti oleh seorang Pesilat sesuai dengan kelas, golongan dan jantinannya.
Pasal 6
Kategori dan kelas pertandingan Dewasa
Kategori dan kelas pertandingan untuk Dewasa :
1.    TANDING terdiri atas :
Tanding Putra :
1.1.    Kelas A         45 Kg s/d 50 Kg
1.2.    Kelas B     diatas     50 Kg s/d 55 Kg
1.3.    Kelas C     diatas     55 Kg s/d 60 Kg
1.4.    Kelas D     diatas     60 Kg s/d 65 Kg
1.5.    Kelas E     diatas     65 Kg s/d 70 Kg
1.6.    Kelas F     diatas     70 Kg s/d 75 Kg
1.7.    Kelas G     diatas     75 Kg s/d 80 Kg
1.8.    Kelas H     diatas     80 Kg s/d 85 Kg
1.9.    Kelas I     diatas     85 Kg s/d 90 Kg
1.10.    Kelas J     diatas     90 Kg s/d 95 Kg
1.11.    Kelas Bebas diatas     95 Kg s/d 110 Kg
(Khusus untuk pertandingan ”single event”)
Tanding Putri
1.1.    Kelas A         45 Kg s/d 50 Kg
1.2.    Kelas B     diatas     50 Kg s/d 55 Kg
1.3.    Kelas C     diatas     55 Kg s/d 60 Kg
1.4.    Kelas D     diatas     60 Kg s/d 65 Kg
1.5.    Kelas E     diatas     65 Kg s/d 70 Kg
1.6.    Kelas F     diatas     70 Kg s/d 75 Kg
1.7.    Kelas G     diatas     75 Kg s/d 80 Kg
(Khusus untuk pertandingan ”single event”)
2.    TUNGGAL, GANDA dan REGU seperti pembagian kelas untuk Usia Dini dengan penyesuaian pada umur peserta.
3.    Seluruh kategori Tanding, Tunggal, Ganda dan Regu dapat diikuti oleh seorang Pesilat sesuai dengan kelas, golongan dan jantinannya.
Pasal 7
Perlengkapan gelanggang dan pertandingan
1.    Gelanggang
Gelanggang dapat dilantai dan dilapisi matras dengan tebal maksimal 5 (lima) cm, permukaan rata dan tidak memantul, boleh ditutup dengan alas yang tidak licin, berukuran 10 m x 10 m dengan warna dasar hijau terang dan garis berwarna putih sesuai dengan keperluaanya, disediakan oleh Komiti Pelaksana dengan penjelasan sebagai berikut :
Untuk kategori TANDING mengikuti ketentuan sebagai berikut :
Gelanggang pertandingan terdiri dari :
Bidang gelanggang :
Berbentuk segi empat bujur sangkar dengan ukuran : 10m x 10m.
Bidang tanding :
Berbentuk lingkaran dalam bidang gelanggang dengan garis tengah 8 m.
Batas gelanggang dan bidang tanding :
Dibuat dengan garis putih selebar ± 5 cm ke arah luar.
Pada tengah-tengah bidang tanding dibuat lingkaran dengan garis tengah 3 m, lebar garis 5 cm berwarna putih sebagai batas pemisah sesaat akan dimulai pertandingan.
Sudut pesilat adalah ruang pada sudut bujur sangkar gelanggang yang berhadapan yang dibatasi oleh bidang tanding terdiri atas :
a.    Sudut berwarna biru yang berada disebelah ujung kanan meja Ketua Pertandingan
b.    Sudut berwarna merah yang berada diarah diagonal sudut biru
c.    Sudut berwarna putih yaitu kedua sudut lainnya sebagai sudut netral.
Untuk kategori TUNGGAL, GANDA dan REGU mengikuti ketentuan sebagai berikut :
Gelanggang penampilan untuk ketiga kategori tersebut adalah bidang gelanggang dengan ukuran 10 m x 10 m.
2.    Perlengkapan Gelanggang.
Perlengkapan gelanggang yang wajib disediakan oleh Komiti Pelaksana terdiri dari :
o    Meja dan kursi pertandingan
o    Meja dan kursi Wasit Juri
o    Formulir pertandingan dan alat tulis menulis
o    Jam pertandingan, gong (alat lainnya yang sejenis) dan bel
o    Lampu babak atau alat lainnya untuk menentukan babak
o    Lampu isyarat berwarna merah, biru dan kuning untuk memberikan isyarat yang diperlukan sesuai dengan proses pertandingan yang berlangsung
o    Bendera kecil warna merah dan biru, bertangkai, masing-masing dengan ukuran 30 cm x 30 cm untuk Juri Tanding dan bendera dengan ukuran yang sama warna kuning untuk Pengamat Waktu
o    Papan informasi cacatan waktu peragaan pesilaat kategori Tunggal, Ganda dan Regu
o    Tempat Senjata
o    Papan nilai
o    Timbangan. Alat timbang pada saat timbang awal harus sama dengan alat timbang pada saat timbang ulang. Alat timbang yang dipergunakan adalah alat timbang yang sudah ditera dan dinyatakan sah oleh Delegasi Teknik
o    Perlengkapan pengeras suara (sound system)
o    Ember dan gelas plastik, kain pel, kesat / keset kaki
o    Alat perekam suara / gambar, operator dan perlengkapannya (alat ini tidak merupakan alat bukti yang sah dalam menentukan kemenangan)
o    Papan nama : Ketua Pertandingan, Dewan Wasit Juri, Sekretaris Pertandingan, Pengamat Waktu, Dokter Pertandingan, Juri sesuai dengan urutannya (I s/d V). Bila diperlukan istilah tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa lain yang dituliskan di bagian bawah Scoring Board Digital
o    Perlengkapan lain yang diperlukan antara lain, dalam keadaan tertentu (penonton terlalu ramai dan suara Wasit tidak dapat didengar oleh Pesilat) maka Wasit dapat menggunakan pengeras suara / pembesar suara (wireless)

makalah mahabbah

KATA PENGANTAR


            Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat & rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan tugas“ rabiah al-adawiyah dan ajarannya tentang mahabbah “ dengan sebaik-baiknya.
            Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada  dan kepada pihak-pihak lain yang membantu menyelesaikan laporan ini.
“Tak ada gading yang tak retak”, begitu pula laporan yang kami buat ini banyak mempunyai kekurangan. Oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca akan kami tampung sebagai acuan kami agar menjadi lebih baik. Semoga dengan adanya laporan ini dapat menambah wawasan anak bangsa dan meningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.




























Banjarmasin,   18 september  2012

Penyusun









DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………......………………………………………………………………………………...      i
DAFTAR ISI……………….…………………………………………………………………………………………….……………..........      ii
BAB    I      PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang Masalah ..............…………………………………………......................................       1
BAB    II    PEMBAHASAN
  A.     Biografi Rabi’ah al-Adawiyah…………………………………………………………………….…..      2
             B.    Ajaran Tasawuf Rabi’ah al-Adawiya...................................................... …………     3

BAB  III PENUTUP
A.   KESIMPULAN........................................................................................................     4
DAFTAR PUSTAKA……………....................................................... ......……………………………………………      5



























BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Aku mengabdi kepada Tuhan tidak untuk mendapatkan pahala apa pun. Jangan takut pada neraka, jangan pula mendambakan surga. Aku akan menjadi abdi yang tidak baik jika pengabdianku untuk mendapatkan keuntungan materi. Aku berkewajiban mengabdi-Nya hanya untuk kasih sayang-Nya saja. Ya Allah, jika aku menyembah-Mu karena takut kepada neraka, bakarlah aku di dalamnya. Jika aku menyembah-Mu karena mengharap surga.
campakkanlah aku darinya. Tetapi jika aku menyembah-Mu demi Engkau semata, janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajah-Mu yang abadi kepadaku.
Ratusan tahun lalu sufi besar, Rabiah Al Adawiyah, mengungkapkan kalimat bijak yang kemudian dikenal sebagai konsep ‘Mahabbah’-nya itu. Bukan apa-apa, memang. Bagi Rabiah, ibadah dilakoninya semata kasih sayang Tuhan kepada dirinya. Kasih sayang itu, kata Rabiah, mutiara paling berharga bagi manusia, jika saja manusia itu mengetahui rahasia di baliknya.
Islam memuat tiga dimensi dasar yang harus dimiliki setiap muslim, yaitu iman, Islam dan ihsan. Para ulama yang berjasa mempertahankan kesucian agama Islam juga dapat digolongkan dalam tiga kelompok besar. Kelompok pertama bertugas memelihara dan mempertahankan kedudukan dasar-dasar iman. Kelompok kedua bertugas menjaga kedudukan Islam dan pokok-pokok ajarannya. Sedangkan yang ketiga adalah kelompok penjaga kedudukan ihsan.
Makalah ini mencoba membahas kelompok ketiga, yang biasa dikenal sebagai para sufi, dengan ajaran tasawufnya. Khususnya ajaran sufi perempuan Rabi’ah al-Adawiyah tentang Cinta Illahi.
Ciri utama para sufi ialah usahanya yang gigih untuk mencapai puncak makrifat, hingga pada “pertemuan” dengan Allah. Untuk tujuan itu timbullah berbagai usaha merintis jalan untuk mencapainya. Pada mulanya zahid Hasan Basri menempuh zuhud dengan jalan khauf. Kemudian oleh Rabi’ah al-Adawiyah, khauf ditingkatkan pada cinta Illahi yang banyak mewarnai para sufi di zaman-zaman selanjutnya.
Dalam perkembangan zuhud terdapat dua golongan zahid. Satu golongan zahid meninggalkan kehidupan dunia serta serta kesenangan material dan memusatkan perhatian pada ibadah karena didorong oleh perasaan takut akan masuk neraka di akhirat kelak. Tuhan dipandang sebagai suatu dzat yang ditakuti, dan perasaan takutlah yang menjadi pendorong mereka. Satu golongan lain didorong oleh perasaan cinta kepada Tuhan. Bagi mereka, Tuhan bukanlah dzat yang harus ditakuti dan dijauhi, namun harus dicintai dan didekati. Maka mereka meninggalkan kehidupan duniawi dan banyak beribadah karena ingin mendekatkan diri kepada Tuhan.
Kalangan sufi yang termasuk dalam kalangan ini adalah Rabiah al-Adawiyah, dengan konsep pemikiran tasawufnya yaitu mahabbah illahiyah (kecintaan kepada Tuhan). Seorang wanita sufi dari Basrah yang terkenal dengan ibadah dan kedekatannya dengan Allah Swt dengan memasukkan konsep kecintaan terhadap Tuhan dalam dunia tasawuf.
Cinta yang tumbuh karena cerahnya mata batin dalam melihat kemakhlukan diri, serta kesadaran akan kasih sayang Allah yang selalu dirasakan tak pernah berhenti membelai dirinya. Begitu dalam cinta tersebut sehingga kadang merasa mampu bersatu dengan Tuhan. Rabi’ah sendiri menolak lamaran karena tidak mau membagi cintanya kepada selain Allah, sehingga dia disebut Perawan Suci dari Basrah.


BAB II

PEMBAHASAN

A.     Biografi Rabi’ah al-Adawiyah
Menurut Ibnu Khalikan, nama lengkap Rabi’ah al-Adawiyah adalah Ummul Khair Rabi’ah binti Isma’il al-Adawiyah al-Qisiyah. Dia dilahirkan sekitar awal abad kedua Hijrah di kota Basrah Iraq. Para ahli sejarah mengatakan bahwa dia dilahirkan pada tahun dimana Hasan Bashri memulai mengadakan majlis ta’limnya. Peristiwa itu terjadi pada tahun 95 H atau 96 H. 5 Yang kemudian dikutip oleh  Margaret Smith dalam disertasinya  yang berjudul Rabi’ah the Mystic & Her Fellow – Saints in Islam, yang menulis bahwa Rabi’ah mungkin lahir sekitar tahun 95-99 H di Bashrah, di mana ia banyak menghabiskan kehidupannya di sana.  Dalam Ensiklopedi Islam, ditulis bahwa Beliau lahir tahun 95 H/713 M. [1]
              Ayah Rabi'ah wafat saat ia menginjak remaja. Beberapa waktu kemudian wafat pula ibunya, sehingga Rabi'ah merasakan kepahitan hidup sebagai yatim piatu yang sempurna, Kedua orang tuanya tidak meninggalkan harta apapun, sehingga penderitaan Rabi'ah semakin bertumpuk, tidak merasakan cinta dan kasih sayang kedua orang tuanya. Ketika kota Bashrah mengalami kemarau, Rabi'ah Adawiyah dan saudara-saudaranya meninggalkan gubuk, menyusuri jalan mencari sesuap nasi. Nasib memisahkan Rabi'ah dengan saudara-saudaranya.
Musibah yang bertubi-tubi malah menjadi motivasi bagi Rabi'ah untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah. sebab dengan ibadah itulah ia dapat melupakan semua penderitaan dan kesengsaraan yang dialami. Penderitaan lahir batin ia lalui dengan penuh kesabaran dan tawakal kepada Allah. Ia senantiasa bermunajat, bertasbih dan beristighfar. Saat munajat kepada Allah, air matanya mengalir dari kelopak sucinya. Ia tidak memohon kepada Allah untuk membebaskannya dari siksaan yang ia hadapi, tetapi ia hanya ingin mengetahui satu hal, apakah Tuhannya telah ridha kepadanya, ataukah tidak ridha ? Rabi'ah Adawiyah tidak menginginkan apapun selain keridhaan dari Allah. [2]
B.     Ajaran Tasawuf Rabi’ah al-Adawiyah
Ajaran-ajaran Rabi'ah tentang tasawuf dan sumbangannya terhadap perkembangan sufisme dapat dikatakan sangat besar. Rabi'ah memang identik dengan “cinta” dan “air mata”, identik dengan citra dan kesucian.











1. Mahabbah
Mahabbah (rasa cinta) adalah keinginan untuk memberikan barang yang terbaik yang dimilikinya yakni hatinya, kepada kekasih. Cinta adalah kesatuan niat, kemauan dan cita-citanya dengan sang kekasih. [3]  
Cinta (mahabbah) kepada Allah adalah tujuan puncak dari jenjang-jenjang sufisme. Di dalamnya terkandung unsur Kepuasan Hati (ridha), Kerinduan (syauq), dan Keintiman (uns). Ridha mewakili – pada satu sisi – ketaatan tanpa disertai adanya penyangkalan, dari seorang pecinta terhadap kehendak Yang Dicinta, syauq adalah kerinduan sang pecinta untuk bertemu dengan Kekasih, dan uns adalah hubungan intim yang terjalin antara dua kekasih spiritual itu. Dari tahap cinta ini seorang ahli akan langsung meraih ma’rifat, dimana ia akan mampu menyingkap keindahan Allah dan menyatu dengan-Nya, suatu penyatuan yang terjadi bukan hanya di dunia saja, tetapi abadi hingga kehidupan akhirat. [4]
. Sikap cinta kepada dan karena Allah semata ini misalnya tergambar dalam sya’ir Rabi’ah sebagai berikut :
Wahai Tuhanku, jika aku menyembah-Mu, karena takut dari siksa  neraka-Mu ,maka bakarlah diriku dengan api itu. Dan jika  menyembah-Mu karena mengharapkan masuk ke surga-Mu, maka haramkanlah surga itu dari diriku. Namun , jika aku menyembah-Mu,karena cinta kepada-Mu, maka berikanlah balasan-Mu yang besar itu kepadaku. Izinkan aku menyaksikan wajah-Mu Yang Agung dan Mulia. [5]  

Ada pun cinta rindu, ku sibukan diriku dengan senantiasa mengingat-Mu
Adapun cinta karena engkau layak di cinta,
Engkau singkapkan hijab hingga aku melihat-Mu
Namun, tak ada pujian dalam ini dan itu
Sengaja puji hanyalah untukMu dalam ini dan itu
Sungguh ganjil,engkau mengaku mencintai Allah
Tapi masih saja kau menentangNya
Jika engkau memang mencintai Allah, lakukan  kehendak-Nya
Sebab, mencintai seseorang berarti mengabulkan kehendaknya

Aku cinta kepada-Mu dengan dua macam cinta,
Cinta rindu dan cinta karena Engkau layak di cinta










  BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Kecintaan (Mahabbah) Rabi’ah terhadap Allah menjadi sebuah hal yang tak terlukiskan. Apa yang dilakukannya sebetulnya merupakan ikhtiar seorang manusia untuk membiasakan diri ‘bertemu’ dengan penciptaNya. Disitulah ia memperoleh kehangatan, kesyahduan, kepastian dan kesejatian hidup. Sesuatu yang kini dirindukan oleh banyak orang. Menjadi pemuja Tuhan adalah obsesi Rabiah yang tidak pernah mengenal tepi dan batas. Tak heran jika dunia yang digaulinya bebas dari perasaan benci. Seluruhnya telah diberikan untuk sebuah pengejaran cinta yang agung dari Penciptanya.
Ketika, kini, uang dan harta, tahta dan wanita, jabatan dan kedudukan, begitu didamba oleh banyak orang dan dipuja sebagai sumber kebahagiaan hidup, akankah kita ikut terlarut dalam euphoria cinta “salah kaprah” ini? Ketika Rabi’ah begitu jatuh bangun mengejar cinta Penciptanya, bersediakah kita jatuh bangun untuk mengejar Uang yang adalah benda mati ciptaan kita sendiri? Jawabannya ada pada hakekat tujuan hidup kita masing-masing.
Akhirnya  pemakalah berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat, khususnya bagi diri pemakalah sendiri. Saya sadar, makalah ini masih jauh dari sempurna, hal ini karena keterbatasan ilmu yang saya miliki. Untuk itu saran dan kritik demi kemajuan dan perbaikan makalah ini sangat diharapkan. 


























DAFTAR PUSTAKA

  Qandil Abdul Mun’im, Figur Wanita Sufi : Perjalanan Hidup Rabi’ah Al Adawiyah,              Surabaya, 1933.
  AJ. Siraaj, A.H. Mahmoud, Perawan Suci dari Basrah : Jenjang Sufisme Rabi’ah Adawiyah, Fajar Pustaka Baru, Yogyakarta, 2003.
  Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islam Jilid 4, Cet. 4, Ichtiar Baru, Jakarta, 1997.
   Abu al-Wafa’ al-Ghanimi al-Taftazami, Sufi Dari Zaman ke Zaman : Suatu Pengantar Tentang Tasawuf , Pustaka, Bandung, 1985.
  Smith Margaret, M.A., Ph.D., Rabi’ah : Pergulatan Spiritual Perempuan, Risalah Gusti, Surabaya, 1997.




[1]AJ. Siraaj, A.H. Mahmoud, Perawan Suci dari Basrah : Jenjang Sufisme Rabi’ah Adawiyah, Fajar Pustaka Baru, Yogyakarta, 2003, hal 137
2Abdul Mun’im Qandil, Figur Wanita Sufi : Perjalanan Hidup Rabi’ah Al Adawiyah, Surabaya, 1933, hal. 1.


[3]Dr. Abu al-Wafa’ al-Ghanimi al-Taftazami, Sufi Dari Zaman ke Zaman : Suatu Pengantar Tentang Tasawuf , Pustaka, Bandung, 1985, hal.83.
[4] AJ. Siraaj, A.H. Mahmoud, Op.Cit., hal. 10-11.
[5] Lihat, Dr. Javad Nurbakhsh, Sufi Women,  Khaniqahi-Nimatullahi Publications, New York, 1983, hal. 31.

Misteri

Pages (10)123456

Fenomina

Pages (10)123456

Kesehatan

Pages (10)123456
 

© Copyright kahfie.com 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.